Kamis, 17 Januari 2013

Cantik, katanya?


Assalammualaikum
Di tulisan gw kali ini gw mau coba bahas yang namanya cantik. Saat ini seperti banyak kita ketahui dan lihat bahwa menarik secara fisik  itu adalah sesuatu yang prioritas di kalangan masyarakat khususnya di negara kita tercinta. Banyak diantaranya yang tidak ragu merogoh kocek lebih dalam hanya untuk sekedar tampil cantik dan memikat di hadapan orang lain. Bahkan ada sebuah kalimat yang menyatakan kalau catik dan menarik adalah sesuat yang mahal dan menyakitkan. Jadi kalau kalian ingin tampil cantik siapkanlah uang dan bertahanlah dari kesakitan. It’s really stupid!!
Kristen Stewart 
Bagaimana ga sakit,seorang wanita jika ingin tampil memikat harus rela menggunakan high heels yang mahal dan menyakitkan kaki (ini kasus simpel), jika ia ingin tampil seksi dalam balutan kebaya, maka seorang wanita harus tahan dengan ketatnya menggunakan lontorso (masih smpel) or dalam kasus yang berat jika dia ingin tampil cantik dia harus rela menahan sakitnya operasi dan mahalnya biaya operasi plastik ditambah dengan kemungkinan gagal. 
Nadin nahan nafas karena pake kebaya :(

Yah, itu lah wanita kadang bingung juga siapa sih orang yang memberikan standart kalau cantik itu HARUS :
1.     Langsing
2.    Putih
3.    Mancung
4.    Gigi rapih
5.    Kaki jenjang
6.    Pinggul kecil
7.    Jari lentik
8.    Muka tirus
9.    Alis mata bagus

Mungkin yang diatas ini adalah standart yang dibuat quality control perusahaan barbie, manusia cantik kan lebih dari itu. Cantik boleh tetapi sebaik baiknya cantik adalah wanita yang penuh dengan kelembutan, penyayang, dan apa adanya... *klise

cantik = barbie
Back to cantik, jujur gw adalah salah satu orang yang pengen tampil ready didepan orang lain. Gw sadar setiap ciptaan Allah mah emang udah bagus, nah tugas kita itu adalah merawat apa yang udah dikasi dengan cara yang benar. Saat ini banyak orang yang mengunakan behel  hanya sekedar untuk trend fasion atau memang sengaja digunakan karena memang membutuhkan (dalam kasus ini gw sangat butuh).

Kawat gigi permanen

Behel atau kawat gigi sudah dikenal sejak lama sebagai terapi gigi. Terapi gigi disini dimasudkan untuk merapikan struktur dan posisi gigi. Seiring dengan perkembangan zaman, maka kawat gigipun berevolusi, memperbaiki kekurangan dan menyempurnakan sistemnya, sehingga terapi perbaikan struktur gigi ini lebih cepat dan efektif.

kawat gigi lepasan (retainer)
Behel memiliki 2 varian, yaitu kawat cekat (kawatpermanen) dan kawat retainer (kawat lepasan) dua-duanya sama mahalnya. Mungkin karena kualitasnya sehingga sampai ditangan konsumen mahal. Kawat cekatan pun ada yang dari porselin, platia dan lain-lain.

Keputusan untuk menggunakan behel harusnya kita perhatikan dengan baik. Tak banyak orang menggunakan behel hanya karena ingin ikut-ikutan padahal gigi mereka udah rapih. Jika kamu mau menggunakan behel pastikan posisi gigi memang rusak. Dalam kasus saya gigi saya memang rusak. Rahang yang tidak simetris, kedudukan gigi saling menimpah, gigi kepenuhan dengan posisi rahang yang kecil. Sekali lagi behel digunakan dengan tujuan terapi dan estetika gigi. Semoga bermanfaat dan sekian

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Queen_D
Blogger Theme by BloggerThemes | Theme designed by Jakothan Sponsored by Internet Entrepreneur